Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Pria China Tampar Anggota TNI di Supermarket Berastagi di Medan

Illustrasi
Pria keturunan cina nekat menampar anggota TNI di parkiran Supermarket Berastagi, Senin (6/6/2016) malam. Akibatnya, pria cina itu diamankan ke Polsek Medan Baru.


Dikutip dari m24.co, Selasa (7/6/2016), anggota Danramil 01/MB dan seorang Pabandya Kosmos Sterdam I/BB Letkol Hutagalung mengamankan pria turunan cina yang belum diketahui identitasnya karena menampar Letkol Hutagalung di Parkiran Supermarket Brastagi.



Kejadian ini bermula saat Letkol Hutagalung hendak memarkirkan mobilnya di lokasi parkir Supermarket Berastagi. Saat hendak memasukkan mobilnya, tiba-tiba mobil pria keturunan cina menyerobot masuk ke lokasi parkir Letkol Hutagalung.



Letkol Hutagalung kemudian menegur pria cina dengan mengaku sebagai anggota TNI serta memberitahu jika lokasi parkir tersebut miliknya.



"Saat dibilang dirinya tentara, pria cina itu menantang dengan menyebut kenapa rupanya tentara. Setelah itu pria cina memukul korban," terang salah seorang sumber.



Dijelaskan sumber, meski memukul Letkol Hutagalung, pria cina itu tidak merasa bersalah dan semakin menunjukkan 'taringnya' dengan memanggil 3 orang anggota brimob ke lokasi.



"Gak lama Brimobnya datang, Danramil serta Babinsa turun ke lokasi. Selanjutnya pria cina itu dibawa ke Polsek Medan Baru," jelas Sumber.



Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic dikonfirmasi sampai saat ini belum memberikan jawaban. 


[Nusanews.com]
Presiden Jokowi Menjadi Nama Salah Satu Pulau di Selayar

Presiden Jokowi Menjadi Nama Salah Satu Pulau di Selayar

Presiden Jokowi Menjadi Nama Salah Satu Pulau di Selayar


JAKARTA - Gencarnya promosi wisata yang dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan dukungan penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat daerah ikut bergairah. Mereka berlomba mengembangkan potensinya masing-masing. 

Tak mau ketinggalan, Pemkab Kepulauan Selayar menamai sebuah pulau di wilayah mereka dengan nama presiden, Jokowi Island. Selayar yang terdiri dari 130 pulau masih memiliki potensi yang belum terjamah. 

“Pemberian nama ini merupakan bentuk penghargaan kepada Presiden Jokowi yang begitu serius mengembangkan potensi wisata di seluruh wilayah Tanah Air,” ujar Bupati Selayar, Basli Ali dalam keterangannya, Senin (6/6/2016).

Hadirnya Jokowi Island di Kepulauan Selayar diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Daerah di ujung Selatan Pulau Sulawesi ini memang begitu gencar mengembangkan seluruh potensi alam yang mereka miliki. 

Di bidang pariwisata, Pemkab Kepulauan Selayar telah menjalin komunikasi dengan Kemenpar. Lahan untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata seluas 400 ha disiapkan. Tinggal menanti masuknya investor untuk segera memulai proses pembangunan.    

Selain itu, juga disiapkan lahan 5.000 ha yang akan digunakan untuk lahan Kawasan Ekonomi Khusus Industri Logistik Maritim.

“Kami sangat serius. Sekaranglah saatnya Selayar bangkit dengan seluruh potensi yang kami miliki. Kalau bukan sekarang kapan lagi kita mencoba sejajar dengan daerah lain,” tegas Basli. 

Saat ini, pemerintahan Presiden Jokowi memang tengah giat membangun Indonesia melalui fondasi pariwisata. Baru kali ini sektor pariwisata menjadi prioritas, selain infrastruktur, pangan, energi dan maritim. 

“Saya harus jujur mengakui kalau dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya, Jokowi paling serius mengembangkan Pariwisata Indonesia. Terlihat dari struktur anggaran yang berani tanpa bada basi menaikkan dalam persentasi yang siginifikan," terang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani. 

Setelah 10 top destinasi, Kemenpar juga akan menambah kawasan pariwisata lagi. Riau, Sumbar, Jabar, dan Sulsel makin bersaing untuk bangkit. Itu akan menjadi legenda baru bagi republik ini yang mensejahterakan masyarakat dengan model yang berkelanjutan. Riau, Sumbar, Jabar, dan Sulsel dan seterusnya yang akan switch ke model pembangunan pariwisata yang sustainable. 

Pariwisata diam-diam sudah mendrive, konsep Indonesia Incorporated, soliditas bersama untuk bangsa. Ada sinergi BUMN, ada Lembaga dan Kementerian lain yang sekarang bersatu untuk membangun pariwisata. "Ini perkembangan yang bagus," katanya. 

Kebetulan, pariwisata Indonesia juga tidak buruk. Berdasarkan tour and travel competitiveness index versi World Economic Forum (WEF), dengan kualitas layanan berstandar global, pariwisata Indonesia unggul di price. Indonesia juga kuat di nature dan culture, destinasinya banyak, alamnya indah. Dan  budayanya pun sangat kuat. 

"Yang dibutuhkan saat ini tinggal pembenahan. Misal, turis dari negara-negara bebas visa kunjungan jangan lagi digiring ke visa on arrival," tandas Haryadi.

[sindo]
Imam Tarawih Wafat saat Mengisi Kultum

Imam Tarawih Wafat saat Mengisi Kultum

Imam Tarawih Wafat saat Mengisi Kultum

SRAGEN – Kekhusyukan Salat Tarawih pertama di Bulan Ramadan di Desa Pendem, Sumberlawang Sragen, Jawa Tengah, diwarnai insiden.
Seorang imam masjid yang memimpin Salat Tarawih di Dukuh Bulurejo, Desa Pendem itu, mendadak wafat saat mengisi kuliah tujuh menit (kultum) di masjid atau musala setempat.
Imam bernama Haji Khosim, warga Bulurejo RT 15 tersebut, meninggal saat naik ke mimbar memberikan kultum seusaiTarawih.
Informasi yang dihimpun dari warga, kejadian bermula ketika tokoh agama berusia 70 tahun itu memimpin Tarawih yang diikuti sekitar 60-an jemaah di Musala Al-Qairul di dukuh setempat.
Selesai Tarawih sekitar pukul 19.45 WIB, sang imam lantas naik ke mimbar untuk mengisi kultum sebelum Witir.
Kultum malam itu mengambil tema "Mengajak Kawula Muda Supaya Rajin Salat."
Di hadapan jemaah, ia juga mengingatkan jika usia sudah tua pasti akan banyak mengalami kendala kondisi badan seperti pinggang sakit dan lain sebagainya.
Baru selesai di kalimat itu, mendadak ia langsung diam dan tak bergerak. Tak lama kemudian ia langsung ambruk di atas podium.
“Tadi sudah selesai Tarawih tapi belum Witir. Baru lima menit imam berkultum, sudah tidak ada. Pas di atas podium,” ujar Pariyo, salah satu jemaah.
Setelah dipastikan meninggal dunia, jasad imam tersebut langsung dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan.
Menurut rencana, pemakaman menunggu kerabat almarhum.

Pemilik Hotel Keturunan Tionghoa Ini Tampar Polwan Saat Tangkap Pengguna Sabu Di Hotelnya

post-feature-image

Pemilik hotel Ardina, di Jalan Krakatau Ujung, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur menampar seorang personil polisi, yang tengah menggelar razia di hotel tersebut, Sabtu (04/06/2016).

Ketika insiden itu terjadi, wanita paruh baya berkaos hijau itu, tiba-tiba meronta, lalu menampar Bripda Tiara, anggota Polsek Medan Timur. "Apa ini? Jangan main tangkap saja. Kenapa ditangkap? Apa salah saya  rupanya?" teriak wanita itu sembari menampar pelipis Bripda Tiara.

Melihat aksi penamparan itu, sejumlah polwan yang ikut melaksanakan Ops Pekat langsung menarik kedua tangan wanita tersebut. Meski begitu, wanita berambut ikal ini mengamuk dan berusaha melepas dekapan sejumlah polwan. "Sudah, Bu. Diam dulu. Jangan begitu. Tenang dulu, Ibu," kata sejumlah polwan.
Selidik punya selidik, kemarahan wanita itu diduga karena polisi mengamankan seorang tamu di hotel milik wanita itu, yang menginap di lantai 2 kamar hotel tersebut. Ia diamankan, karena petugas menemukan satu paket sabu saat memeriksa kamar tempat pria itu menginap.

Dari dalam kamar pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut, ditemukan pula satu buah tanda pengenal yang menyerupai tim penyuluh BNN. Kapolsek Medan Timur, Komisaris BL Malau belum bisa memastikan apakah pemuda yang diamankan itu adalah tim penyuluh BNN.

Ads Inside Post

pasang iklan anda di sini

Kategori

Kategori